Kitab Makanan: Ibnu Abu Aufa Radhiyallahu ‘anhu berkata
Landasan hukum syariat pada Kitab Makanan: Ibnu Abu Aufa Radhiyallahu ‘anhu berkata: Kami berperang bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam sebanyak tujuh ka li, kami selalu makan belalang. Muttafaq Alaihi.
Terjemahan Resmi Indonesia
"Ibnu Abu Aufa Radhiyallahu ‘anhu berkata: Kami berperang bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam sebanyak tujuh ka li, kami selalu makan belalang. Muttafaq Alaihi."
Kosa Kata & Mufradat Kunci Hadits
Penjelasan & Syarah Ilmiah (Kajian Fikih Hadits)
Hadits ini merupakan landasan dalil syar'i dalam Kitab Makanan / Kitab Makanan mengenai Kitab Makanan: Ibnu Abu Aufa Radhiyallahu ‘anhu berkata. Melalui periwayatan jalur periwayatan hadits ini, matan hadits ini menerangkan ketetapan: "Ibnu Abu Aufa Radhiyallahu ‘anhu berkata: Kami berperang bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam sebanyak tujuh ka li, kami selalu makan belalang. Muttafaq Alaihi."
Kajian Takhrij & Status Riwayat: Muttafaq 'Alaih (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim). Para ulama fikih menjadikan riwayat dalam Bulughul Maram ini sebagai pijakan ilmiah dalam merumuskan hukum amaliah, baik dari sisi syarat, rukun, keutamaan sunnah, maupun batasan larangannya agar ibadah dan muamalah seorang muslim senantiasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.
Faedah Fikih & Pelajaran Praktis Sehari-hari
- 1 Hadits di atas menetapkan faedah hukum: “Kami berperang bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam sebanyak tujuh ka li, kami selalu makan belalang.”
- 2 Pelajaran praktis: mengamalkan tuntunan syariat pada Kitab Makanan secara tertib dalam kehidupan sehari-hari.
- 3 Membimbing umat Islam untuk senantiasa berpedoman pada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dengan penuh keyakinan.
Tanya Jawab Seputar Hadits Ini (FAQ Fikih)
Bagaimana fikih praktis terkait kitab makanan: ibnu abu aufa radhiyallahu ‘anhu berkata?
Ibnu Abu Aufa Radhiyallahu ‘anhu berkata: Kami berperang bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam sebanyak tujuh ka li, kami selalu makan bela
Bagaimana kedudukan sanad dan derajat hadits ini?
Muttafaq 'Alaih (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim). (Derajat: Muttafaq 'Alaih).