BULUGHUL MARAM KUMPULAN HADITS HUKUM SYARIAT ISLAM
TOTAL 1.585 HADITS LENGKAP 16 DAFTAR KITAB
LENTERA SUNNAH
Hukum & Tuntunan Hadits: "Tidak akan masuk surg a seorang pemutus, yaitu pemutus tali keker..."
Hadits ke-1473 Derajat: Muttafaq 'Alaih 16. Kitab Adab dan Kesopanan

Hukum & Tuntunan Hadits: "Tidak akan masuk surg a seorang pemutus, yaitu pemutus tali keker..."

Ukuran Teks Arab:
Poin Inti Hukum Fikih

Ketetapan hukum fikih pada Bab Berbakti kepada Orang Tua dan Silaturrahmi: "Tidak akan masuk surg a seorang pemutus, yaitu pemutus tali kekerabatan." (Muttafaq 'Alaih (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim).)

Matan Hadits Nabawi Hadits ke-1473
وَعَنْ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ { لَا يَدْخُلُ اَلْجَنَّةَ قَاطِعٌ } يَعْنِي: قَاطِعَ رَحِمٍ. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ .

Terjemahan Resmi Indonesia

"Dari Jubair Ibnu Muth’im Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Tidak akan masuk surg a seorang pemutus, yaitu pemutus tali kekerabatan.” Muttafaq Alaihi."
Derajat: Muttafaq 'Alaih
Takhrij: Muttafaq 'Alaih (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim).

Kosa Kata & Mufradat Kunci Hadits

مُتَّفَقٌ Muttafaqun
Hadits tingkat tertinggi yang disepakati periwayatannya oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim.

Penjelasan & Syarah Ilmiah (Kajian Fikih Hadits)

Hadits ini merupakan landasan dalil syar'i dalam Kitab Adab dan Kesopanan / Bab Berbakti kepada Orang Tua dan Silaturrahmi mengenai Hukum & Tuntunan Hadits: "Tidak akan masuk surg a seorang pemutus, yaitu pemutus tali keker...". Melalui periwayatan Jubair Ibnu Muth’im, matan hadits ini menerangkan ketetapan: "Dari Jubair Ibnu Muth’im Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Tidak akan masuk surg a seorang pemutus, yaitu pemutus tali kekerabatan.” Muttafaq Alaihi."

Kajian Takhrij & Status Riwayat: Muttafaq 'Alaih (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim). Para ulama fikih menjadikan riwayat dalam Bulughul Maram ini sebagai pijakan ilmiah dalam merumuskan hukum amaliah, baik dari sisi syarat, rukun, keutamaan sunnah, maupun batasan larangannya agar ibadah dan muamalah seorang muslim senantiasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.

Faedah Fikih & Pelajaran Praktis Sehari-hari

  • 1 Hadits di atas menetapkan faedah hukum: “Tidak akan masuk surg a seorang pemutus, yaitu pemutus tali kekerabatan.”
  • 2 Pelajaran praktis: mengamalkan tuntunan syariat pada Bab Berbakti kepada Orang Tua dan Silaturrahmi secara tertib dalam kehidupan sehari-hari.
  • 3 Membimbing umat Islam untuk senantiasa berpedoman pada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dengan penuh keyakinan.

Tanya Jawab Seputar Hadits Ini (FAQ Fikih)

Apa kesimpulan dan hukum fikih utama dari hadits ini?

Ketetapan hukum fikih pada Bab Berbakti kepada Orang Tua dan Silaturrahmi: "Tidak akan masuk surg a seorang pemutus, yaitu pemutus tali kekerabatan." (Muttafaq 'Alaih (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim).)

Bagaimana kedudukan sanad dan derajat hadits ini?

Muttafaq 'Alaih (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim). (Derajat: Muttafaq 'Alaih).