Kajian Dalil & Hukum Fikih pada Bab Hakikat Zuhud dan Wara (Hadits ke-1502)
Ketetapan hukum fikih pada Bab Hakikat Zuhud dan Wara: "Setiap anak Adam itu mempunyai kesal ahan, dan sebaik-baik orang yang mempunyai kesalahan ialah orang-orang yang banyak bertaubat." (Diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi. Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah.)
Terjemahan Resmi Indonesia
"Dari Anas Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Setiap anak Adam itu mempunyai kesal ahan, dan sebaik-baik orang yang mempunyai kesalahan ialah orang-orang yang banyak bertaubat.” Riwayat Tirmidzi dan Ibnu Majah. Sanadnya kuat."
Penjelasan & Syarah Ilmiah (Kajian Fikih Hadits)
Hadits ini merupakan landasan dalil syar'i dalam Kitab Adab dan Kesopanan / Bab Hakikat Zuhud dan Wara mengenai Kajian Dalil & Hukum Fikih pada Bab Hakikat Zuhud dan Wara (Hadits ke-1502). Melalui periwayatan Sahabat Anas, matan hadits ini menerangkan ketetapan: "Dari Anas Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Setiap anak Adam itu mempunyai kesal ahan, dan sebaik-baik orang yang mempunyai kesalahan ialah orang-orang yang banyak bertaubat.” Riwayat Tirmidzi dan Ibnu Majah. Sanadnya kuat."
Kajian Takhrij & Status Riwayat: Diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi. Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah. Para ulama fikih menjadikan riwayat dalam Bulughul Maram ini sebagai pijakan ilmiah dalam merumuskan hukum amaliah, baik dari sisi syarat, rukun, keutamaan sunnah, maupun batasan larangannya agar ibadah dan muamalah seorang muslim senantiasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.
Faedah Fikih & Pelajaran Praktis Sehari-hari
- 1 Hadits di atas menetapkan faedah hukum: “Setiap anak Adam itu mempunyai kesal ahan, dan sebaik-baik orang yang mempunyai kesalahan ialah orang-orang yang banyak bertaubat.”
- 2 Pelajaran praktis: mengamalkan tuntunan syariat pada Bab Hakikat Zuhud dan Wara secara tertib dalam kehidupan sehari-hari.
- 3 Membimbing umat Islam untuk senantiasa berpedoman pada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dengan penuh keyakinan.
Tanya Jawab Seputar Hadits Ini (FAQ Fikih)
Bagaimana fikih praktis terkait bab hakikat zuhud dan wara?
"Setiap anak Adam itu mempunyai kesal ahan, dan sebaik-baik orang yang mempunyai kesalahan ialah orang-orang yang banyak bertaubat." (Diriwayatkan ole
Bagaimana kedudukan sanad dan derajat hadits ini?
Diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi. Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah. (Derajat: Shahih).