Dua Kalimat Dzikir yang Ringan di Lisan dan Berat di Timbangan
Landasan hukum syariat pada Bab Keutamaan Dzikir dan Doa: Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Dua kalimat yang dicintai oleh Allah Yang Maha Pengasih (Ar-Rahman), ringan diucapkan di lis...
Terjemahan Resmi Indonesia
"Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Dua kalimat yang dicintai oleh Allah Yang Maha Pengasih (Ar-Rahman), ringan diucapkan di lisan, dan berat dalam timbangan amal kebaikan, yaitu: Subhanallahi wa bihamdihi, Subhanallahil ‘Azhim (Maha Suci Allah dan dengan memuji-Nya, Maha Suci Allah Yang Maha Agung).” Muttafaq Alaihi."
Kosa Kata & Mufradat Kunci Hadits
Penjelasan & Syarah Ilmiah (Kajian Fikih Hadits)
Hadits ini merupakan landasan dalil syar'i dalam Kitab Adab dan Kesopanan / Bab Keutamaan Dzikir dan Doa mengenai Dua Kalimat Dzikir yang Ringan di Lisan dan Berat di Timbangan. Melalui periwayatan Sahabat Abu Hurairah, matan hadits ini menerangkan ketetapan: "Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Dua kalimat yang dicintai oleh Allah Yang Maha Pengasih (Ar-Rahman), ringan diucapkan di lisan, dan berat dalam timbangan amal kebaikan, yaitu: Subhanallahi wa bihamdihi, Subhanallahil ‘Azhim (Maha Suci Allah dan dengan memuji-Nya, Maha Suci Allah Yang Maha Agung).” Muttafaq Alaihi."
Kajian Takhrij & Status Riwayat: Muttafaq 'Alaih (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim). Para ulama fikih menjadikan riwayat dalam Bulughul Maram ini sebagai pijakan ilmiah dalam merumuskan hukum amaliah, baik dari sisi syarat, rukun, keutamaan sunnah, maupun batasan larangannya agar ibadah dan muamalah seorang muslim senantiasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.
Faedah Fikih & Pelajaran Praktis Sehari-hari
- 1 Hadits di atas menetapkan faedah hukum: “Dua kalimat yang dicintai oleh Allah Yang Maha Pengasih (Ar-Rahman), ringan diucapkan di lisan, dan berat dalam timbangan amal kebaikan, yaitu: Subhanallahi wa bihamdihi, Subhanallahil ‘Azhim (Maha Suci Allah dan dengan memuji-Nya, Maha Suci Allah Yang Maha Agung).”
- 2 Pelajaran praktis: mengamalkan tuntunan syariat pada Bab Keutamaan Dzikir dan Doa secara tertib dalam kehidupan sehari-hari.
- 3 Membimbing umat Islam untuk senantiasa berpedoman pada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dengan penuh keyakinan.
Tanya Jawab Seputar Hadits Ini (FAQ Fikih)
Bagaimana fikih praktis terkait dua kalimat dzikir yang ringan di lisan dan berat di timbangan?
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Dua kalimat yang dicintai oleh Allah Yang Maha Pengasih
Bagaimana kedudukan sanad dan derajat hadits ini?
Muttafaq 'Alaih (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim). (Derajat: Muttafaq 'Alaih).