BULUGHUL MARAM KUMPULAN HADITS HUKUM SYARIAT ISLAM
TOTAL 1.585 HADITS LENGKAP 16 DAFTAR KITAB
LENTERA SUNNAH
Dua Kalimat Dzikir yang Ringan di Lisan dan Berat di Timbangan
Hadits ke-1585 Derajat: Muttafaq 'Alaih 16. Kitab Adab dan Kesopanan

Dua Kalimat Dzikir yang Ringan di Lisan dan Berat di Timbangan

Ukuran Teks Arab:
Poin Inti Hukum Fikih

Landasan hukum syariat pada Bab Keutamaan Dzikir dan Doa: Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Dua kalimat yang dicintai oleh Allah Yang Maha Pengasih (Ar-Rahman), ringan diucapkan di lis...

Matan Hadits Nabawi Hadits ke-1585
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: { كَلِمَتَانِ حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ، خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ، ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيزَانِ: سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ } مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ .

Terjemahan Resmi Indonesia

"Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Dua kalimat yang dicintai oleh Allah Yang Maha Pengasih (Ar-Rahman), ringan diucapkan di lisan, dan berat dalam timbangan amal kebaikan, yaitu: Subhanallahi wa bihamdihi, Subhanallahil ‘Azhim (Maha Suci Allah dan dengan memuji-Nya, Maha Suci Allah Yang Maha Agung).” Muttafaq Alaihi."
Derajat: Muttafaq 'Alaih
Takhrij: Muttafaq 'Alaih (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim).

Kosa Kata & Mufradat Kunci Hadits

مُتَّفَقٌ Muttafaqun
Hadits tingkat tertinggi yang disepakati periwayatannya oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim.

Penjelasan & Syarah Ilmiah (Kajian Fikih Hadits)

Hadits ini merupakan landasan dalil syar'i dalam Kitab Adab dan Kesopanan / Bab Keutamaan Dzikir dan Doa mengenai Dua Kalimat Dzikir yang Ringan di Lisan dan Berat di Timbangan. Melalui periwayatan Sahabat Abu Hurairah, matan hadits ini menerangkan ketetapan: "Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Dua kalimat yang dicintai oleh Allah Yang Maha Pengasih (Ar-Rahman), ringan diucapkan di lisan, dan berat dalam timbangan amal kebaikan, yaitu: Subhanallahi wa bihamdihi, Subhanallahil ‘Azhim (Maha Suci Allah dan dengan memuji-Nya, Maha Suci Allah Yang Maha Agung).” Muttafaq Alaihi."

Kajian Takhrij & Status Riwayat: Muttafaq 'Alaih (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim). Para ulama fikih menjadikan riwayat dalam Bulughul Maram ini sebagai pijakan ilmiah dalam merumuskan hukum amaliah, baik dari sisi syarat, rukun, keutamaan sunnah, maupun batasan larangannya agar ibadah dan muamalah seorang muslim senantiasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.

Faedah Fikih & Pelajaran Praktis Sehari-hari

  • 1 Hadits di atas menetapkan faedah hukum: “Dua kalimat yang dicintai oleh Allah Yang Maha Pengasih (Ar-Rahman), ringan diucapkan di lisan, dan berat dalam timbangan amal kebaikan, yaitu: Subhanallahi wa bihamdihi, Subhanallahil ‘Azhim (Maha Suci Allah dan dengan memuji-Nya, Maha Suci Allah Yang Maha Agung).”
  • 2 Pelajaran praktis: mengamalkan tuntunan syariat pada Bab Keutamaan Dzikir dan Doa secara tertib dalam kehidupan sehari-hari.
  • 3 Membimbing umat Islam untuk senantiasa berpedoman pada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dengan penuh keyakinan.

Tanya Jawab Seputar Hadits Ini (FAQ Fikih)

Bagaimana fikih praktis terkait dua kalimat dzikir yang ringan di lisan dan berat di timbangan?

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Dua kalimat yang dicintai oleh Allah Yang Maha Pengasih

Bagaimana kedudukan sanad dan derajat hadits ini?

Muttafaq 'Alaih (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim). (Derajat: Muttafaq 'Alaih).