BULUGHUL MARAM KUMPULAN HADITS HUKUM SYARIAT ISLAM
TOTAL 1.585 HADITS LENGKAP 16 DAFTAR KITAB
LENTERA SUNNAH
Bab Berbakti kepada Orang Tua dan Silaturrahmi: Dari Anas bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda
Hadits ke-1476 Derajat: Muttafaq 'Alaih 16. Kitab Adab dan Kesopanan

Bab Berbakti kepada Orang Tua dan Silaturrahmi: Dari Anas bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda

Ukuran Teks Arab:
Poin Inti Hukum Fikih

Ketetapan hukum fikih pada Bab Berbakti kepada Orang Tua dan Silaturrahmi: "Demi Tuha yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang ha mba (dikatakan) beriman sehingga ia mencintai tetangganya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri." (Muttafaq 'Alaih (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim).)

Matan Hadits Nabawi Hadits ke-1476
وَعَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ اَلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: { وَاَلَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَا يُؤْمِنُ عَبْدٌ حَتَّى يُحِبَّ لِجَارِهِ - أَوْ لِأَخِيهِ- مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ } مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ. .

Terjemahan Resmi Indonesia

"Dari Anas bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Demi Tuha yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang ha mba (dikatakan) beriman sehingga ia mencintai tetangganya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” Muttafaq Alaihi."
Derajat: Muttafaq 'Alaih
Takhrij: Muttafaq 'Alaih (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim).

Kosa Kata & Mufradat Kunci Hadits

مُتَّفَقٌ Muttafaqun
Hadits tingkat tertinggi yang disepakati periwayatannya oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim.

Penjelasan & Syarah Ilmiah (Kajian Fikih Hadits)

Hadits ini merupakan landasan dalil syar'i dalam Kitab Adab dan Kesopanan / Bab Berbakti kepada Orang Tua dan Silaturrahmi mengenai Bab Berbakti kepada Orang Tua dan Silaturrahmi: Dari Anas bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda. Melalui periwayatan Sahabat Anas, matan hadits ini menerangkan ketetapan: "Dari Anas bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Demi Tuha yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang ha mba (dikatakan) beriman sehingga ia mencintai tetangganya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” Muttafaq Alaihi."

Kajian Takhrij & Status Riwayat: Muttafaq 'Alaih (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim). Para ulama fikih menjadikan riwayat dalam Bulughul Maram ini sebagai pijakan ilmiah dalam merumuskan hukum amaliah, baik dari sisi syarat, rukun, keutamaan sunnah, maupun batasan larangannya agar ibadah dan muamalah seorang muslim senantiasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.

Faedah Fikih & Pelajaran Praktis Sehari-hari

  • 1 Hadits di atas menetapkan faedah hukum: “Demi Tuha yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang ha mba (dikatakan) beriman sehingga ia mencintai tetangganya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.”
  • 2 Pelajaran praktis: mengamalkan tuntunan syariat pada Bab Berbakti kepada Orang Tua dan Silaturrahmi secara tertib dalam kehidupan sehari-hari.
  • 3 Membimbing umat Islam untuk senantiasa berpedoman pada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dengan penuh keyakinan.

Tanya Jawab Seputar Hadits Ini (FAQ Fikih)

Bagaimana fikih praktis terkait bab berbakti kepada orang tua dan silaturrahmi?

"Demi Tuha yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang ha mba (dikatakan) beriman sehingga ia mencintai tetangganya sebagaimana ia mencintai di

Bagaimana kedudukan sanad dan derajat hadits ini?

Muttafaq 'Alaih (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim). (Derajat: Muttafaq 'Alaih).