Bab Keutamaan Dzikir dan Doa: Juwairiyyah Binti al-Harits Radhiyallahu ‘anhu berkata
Landasan hukum syariat pada Bab Keutamaan Dzikir dan Doa: Juwairiyyah Binti al-Harits Radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shal lallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda kepadaku: “Aku telah membaca kalimat, mengiringi ucapanmu, jika ia ditimbang (p...
Terjemahan Resmi Indonesia
"Juwairiyyah Binti al-Harits Radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shal lallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda kepadaku: “Aku telah membaca kalimat, mengiringi ucapanmu, jika ia ditimbang (pahalanya) dengan apa yang engkau baca hari ini akan sama beratnya, yaitu (a rtinya = Maha suci Allah dan aku memuji-Nya, sebanyak ciptaan-Nya, sejauh ridlo-Nya, seberat timbangan arsy-Nya, dan sebanyak tinta untuk menulis kalimat-Nya).” Riwayat Muslim."
Penjelasan & Syarah Ilmiah (Kajian Fikih Hadits)
Hadits ini merupakan landasan dalil syar'i dalam Kitab Adab dan Kesopanan / Bab Keutamaan Dzikir dan Doa mengenai Bab Keutamaan Dzikir dan Doa: Juwairiyyah Binti al-Harits Radhiyallahu ‘anhu berkata. Melalui periwayatan jalur periwayatan hadits ini, matan hadits ini menerangkan ketetapan: "Juwairiyyah Binti al-Harits Radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shal lallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda kepadaku: “Aku telah membaca kalimat, mengiringi ucapanmu, jika ia ditimbang (pahalanya) dengan apa yang engkau baca hari ini akan sama beratnya, yaitu (a rtinya = Maha suci Allah dan aku memuji-Nya, sebanyak ciptaan-Nya, sejauh ridlo-Nya, seberat timbangan arsy-Nya, dan sebanyak tinta untuk menulis kalimat-Nya).” Riwayat Muslim."
Kajian Takhrij & Status Riwayat: Diriwayatkan oleh Imam Muslim. Para ulama fikih menjadikan riwayat dalam Bulughul Maram ini sebagai pijakan ilmiah dalam merumuskan hukum amaliah, baik dari sisi syarat, rukun, keutamaan sunnah, maupun batasan larangannya agar ibadah dan muamalah seorang muslim senantiasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.
Faedah Fikih & Pelajaran Praktis Sehari-hari
- 1 Hadits di atas menetapkan faedah hukum: “Aku telah membaca kalimat, mengiringi ucapanmu, jika ia ditimbang (pahalanya) dengan apa yang engkau baca hari ini akan sama beratnya, yaitu (a rtinya = Maha suci Allah dan aku memuji-Nya, sebanyak ciptaan-Nya, sejauh ridlo-Nya, seberat timbangan arsy-Nya, dan sebanyak tinta untuk menulis kalimat-Nya).”
- 2 Pelajaran praktis: mengamalkan tuntunan syariat pada Bab Keutamaan Dzikir dan Doa secara tertib dalam kehidupan sehari-hari.
- 3 Membimbing umat Islam untuk senantiasa berpedoman pada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dengan penuh keyakinan.
Tanya Jawab Seputar Hadits Ini (FAQ Fikih)
Bagaimana fikih praktis terkait bab keutamaan dzikir dan doa?
Juwairiyyah Binti al-Harits Radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shal lallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda kepadaku: “Aku telah membaca kalimat, meng
Bagaimana kedudukan sanad dan derajat hadits ini?
Diriwayatkan oleh Imam Muslim. (Derajat: Shahih).