Bab Sifat Shalat Nabi: Abu Qotadah Radhiyallahu ‘anhu berkata
Landasan hukum syariat pada Bab Sifat Shalat Nabi: Abu Qotadah Radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam selalu sholat bersama kami, pada dua r akaat pertama 22 dalam sholat Dhuhur dan Ashar beliau membaca Al-Fa...
Terjemahan Resmi Indonesia
"Abu Qotadah Radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam selalu sholat bersama kami, pada dua r akaat pertama 22 dalam sholat Dhuhur dan Ashar beliau membaca Al-Fatihah dan dua surat, dan kadangkala memperdengarkan kepada kami bacaan ayatnya, beliau memperpanjang rakaat pertama dan hanya membaca al-fatihah dalam dua rakaat terakhir."
Kosa Kata & Mufradat Kunci Hadits
Penjelasan & Syarah Ilmiah (Kajian Fikih Hadits)
Hadits ini merupakan landasan dalil syar'i dalam Kitab Shalat / Bab Sifat Shalat Nabi mengenai Bab Sifat Shalat Nabi: Abu Qotadah Radhiyallahu ‘anhu berkata. Melalui periwayatan Sahabat Abu Qatadah, matan hadits ini menerangkan ketetapan: "Abu Qotadah Radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam selalu sholat bersama kami, pada dua r akaat pertama 22 dalam sholat Dhuhur dan Ashar beliau membaca Al-Fatihah dan dua surat, dan kadangkala memperdengarkan kepada kami bacaan ayatnya, beliau memperpanjang rakaat pertama dan hanya membaca al-fatihah dalam dua rakaat terakhir."
Kajian Takhrij & Status Riwayat: Muttafaq 'Alaih (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim). Para ulama fikih menjadikan riwayat dalam Bulughul Maram ini sebagai pijakan ilmiah dalam merumuskan hukum amaliah, baik dari sisi syarat, rukun, keutamaan sunnah, maupun batasan larangannya agar ibadah dan muamalah seorang muslim senantiasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.
Faedah Fikih & Pelajaran Praktis Sehari-hari
- 1 Hadits di atas menetapkan faedah hukum: “selalu sholat bersama kami, pada dua r akaat pertama 22 dalam sholat Dhuhur dan Ashar beliau membaca Al-Fatihah dan dua surat, dan kadangkala memperdengarkan kepada kami bacaan ayatnya, beliau memperpanjang rakaat pertama dan hanya membaca al-fatihah dalam dua rakaat terakhir.”
- 2 Pelajaran praktis: mengamalkan tuntunan syariat pada Bab Sifat Shalat Nabi secara tertib dalam kehidupan sehari-hari.
- 3 Membimbing umat Islam untuk senantiasa berpedoman pada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dengan penuh keyakinan.
Tanya Jawab Seputar Hadits Ini (FAQ Fikih)
Bagaimana fikih praktis terkait bab sifat shalat nabi?
Abu Qotadah Radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam selalu sholat bersama kami, pada dua r akaat pertama 22 dalam sholat
Bagaimana kedudukan sanad dan derajat hadits ini?
Muttafaq 'Alaih (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim). (Derajat: Muttafaq 'Alaih).