Bab Shalat Musafir dan Orang Sakit: Menurut riwayatnya pula dari Jabir Radhiyallahu ‘anhu
Landasan hukum syariat pada Bab Shalat Musafir dan Orang Sakit: Menurut riwayatnya pula dari Jabir Radhiyallahu ‘anhu : Beliau menetap di Tabuk 20 hari mengqashar sholat. Para perawinya da pat di percaya tetapi diperselisihkan maushul-nya.
Terjemahan Resmi Indonesia
"Menurut riwayatnya pula dari Jabir Radhiyallahu ‘anhu: Beliau menetap di Tabuk 20 hari mengqashar sholat. Para perawinya da pat di percaya tetapi diperselisihkan maushul-nya."
Kosa Kata & Mufradat Kunci Hadits
Penjelasan & Syarah Ilmiah (Kajian Fikih Hadits)
Hadits ini merupakan landasan dalil syar'i dalam Kitab Shalat / Bab Shalat Musafir dan Orang Sakit mengenai Bab Shalat Musafir dan Orang Sakit: Menurut riwayatnya pula dari Jabir Radhiyallahu ‘anhu. Melalui periwayatan Sahabat Jabir, matan hadits ini menerangkan ketetapan: "Menurut riwayatnya pula dari Jabir Radhiyallahu ‘anhu: Beliau menetap di Tabuk 20 hari mengqashar sholat. Para perawinya da pat di percaya tetapi diperselisihkan maushul-nya."
Kajian Takhrij & Status Riwayat: Tercantum dalam Kitab Bulughul Maram min Adillatil Ahkam karya Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani (mengikuti takhrij hadits pokok sebelumnya). Para ulama fikih menjadikan riwayat dalam Bulughul Maram ini sebagai pijakan ilmiah dalam merumuskan hukum amaliah, baik dari sisi syarat, rukun, keutamaan sunnah, maupun batasan larangannya agar ibadah dan muamalah seorang muslim senantiasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.
Faedah Fikih & Pelajaran Praktis Sehari-hari
- 1 Hadits di atas menetapkan faedah hukum: “Menurut riwayatnya pula dari Jabir Radhiyallahu ‘anhu: Beliau menetap di Tabuk 20 hari mengqashar sholat. Para perawinya da pat di percaya tetapi diperselisihkan maushul-nya.”
- 2 Pelajaran praktis: mengamalkan tuntunan syariat pada Bab Shalat Jumat secara tertib dalam kehidupan sehari-hari.
- 3 Membimbing umat Islam untuk senantiasa berpedoman pada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dengan penuh keyakinan.
Tanya Jawab Seputar Hadits Ini (FAQ Fikih)
Apa kesimpulan dan hukum fikih utama dari hadits ini?
Landasan hukum syariat pada Bab Shalat Musafir dan Orang Sakit: Menurut riwayatnya pula dari Jabir Radhiyallahu ‘anhu : Beliau menetap di Tabuk 20 hari mengqashar sholat. Para perawinya da pat di percaya tetapi diperselisihkan maushul-nya.
Bagaimana kedudukan sanad dan derajat hadits ini?
Tercantum dalam Kitab Bulughul Maram min Adillatil Ahkam karya Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani (mengikuti takhrij hadits pokok sebelumnya). (Derajat: Shahih).