BULUGHUL MARAM KUMPULAN HADITS HUKUM SYARIAT ISLAM
TOTAL 1.585 HADITS LENGKAP 16 DAFTAR KITAB
LENTERA SUNNAH
Kitab Puasa: Ammar Ibnu Yasir Radhiyallahu ‘anhu berkata
Hadits ke-676 Derajat: Shahih 5. Kitab Puasa

Kitab Puasa: Ammar Ibnu Yasir Radhiyallahu ‘anhu berkata

Ukuran Teks Arab:
Poin Inti Hukum Fikih

Landasan hukum syariat pada Kitab Puasa: Ammar Ibnu Yasir Radhiyallahu ‘anhu berkata: Barangsiapa berpuasa pada hari yang meragukan, ma ka ia telah durhaka kepada Abdul Qasim (Muhammad) Shallallahu ‘alaihi wa Sallam Hadits mu’al...

Matan Hadits Nabawi Hadits ke-676
وَعَنْ عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: { مَنْ صَامَ اَلْيَوْمَ اَلَّذِي يُشَكُّ فِيهِ فَقَدْ عَصَى أَبَا اَلْقَاسِمِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ } وَذَكَرَهُ اَلْبُخَارِيُّ تَعْلِيقًا, وَوَصَلَهُ اَلْخَمْسَةُ, وَصَحَّحَهُ اِبْنُ خُزَيْمَةَ, وَابْنُ حِبَّانَ .

Terjemahan Resmi Indonesia

"Ammar Ibnu Yasir Radhiyallahu ‘anhu berkata: Barangsiapa berpuasa pada hari yang meragukan, ma ka ia telah durhaka kepada Abdul Qasim (Muhammad) Shallallahu ‘alaihi wa Sallam Hadits mu’allaq riwayat Bukhari, Imam Lima menilainya maushul, sedang Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban menilainya hadits shahih."
Derajat: Shahih
Takhrij: Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari. Dinilai shahih oleh Ibnu Khuzaimah. Dinilai shahih oleh Ibnu Hibban. Status: Shahih.

Kosa Kata & Mufradat Kunci Hadits

وَذَكَرَهُ Wadzakarahu
Kemaluan yang apabila disentuh tanpa penghalang membatalkan wudhu dan dilarang dipegang dengan tangan kanan saat buang air.
السُّنَّةُ As-Sunnah
Segala perkataan, perbuatan, dan ketetapan Nabi Muhammad ﷺ yang menjadi pedoman syariat Islam.
الْحُكْمُ الشَّرْعِيُّ Al-Hukmu Asy-Syar'iyy
Ketetapan hukum amaliah (wajib, sunnah, mubah, makruh, atau haram) yang disimpulkan para ulama dari hadits ini.

Penjelasan & Syarah Ilmiah (Kajian Fikih Hadits)

Hadits ini merupakan landasan dalil syar'i dalam Kitab Puasa / Kitab Puasa mengenai Kitab Puasa: Ammar Ibnu Yasir Radhiyallahu ‘anhu berkata. Melalui periwayatan Sahabat Ammar, matan hadits ini menerangkan ketetapan: "Ammar Ibnu Yasir Radhiyallahu ‘anhu berkata: Barangsiapa berpuasa pada hari yang meragukan, ma ka ia telah durhaka kepada Abdul Qasim (Muhammad) Shallallahu ‘alaihi wa Sallam Hadits mu’allaq riwayat Bukhari, Imam Lima menilainya maushul, sedang Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban menilainya hadits shahih."

Kajian Takhrij & Status Riwayat: Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari. Dinilai shahih oleh Ibnu Khuzaimah. Dinilai shahih oleh Ibnu Hibban. Status: Shahih. Para ulama fikih menjadikan riwayat dalam Bulughul Maram ini sebagai pijakan ilmiah dalam merumuskan hukum amaliah, baik dari sisi syarat, rukun, keutamaan sunnah, maupun batasan larangannya agar ibadah dan muamalah seorang muslim senantiasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.

Faedah Fikih & Pelajaran Praktis Sehari-hari

  • 1 Hadits di atas menetapkan faedah hukum: “Barangsiapa berpuasa pada hari yang meragukan, ma ka ia telah durhaka kepada Abdul Qasim (Muhammad) Shallallahu ‘alaihi wa Sallam Hadits mu’allaq riwayat Bukhari, Imam Lima menilainya maushul, sedang Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban menilainya hadits shahih.”
  • 2 Pelajaran praktis: mengamalkan tuntunan syariat pada Kitab Puasa secara tertib dalam kehidupan sehari-hari.
  • 3 Membimbing umat Islam untuk senantiasa berpedoman pada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dengan penuh keyakinan.

Tanya Jawab Seputar Hadits Ini (FAQ Fikih)

Bagaimana fikih praktis terkait kitab puasa: ammar ibnu yasir radhiyallahu ‘anhu berkata?

Ammar Ibnu Yasir Radhiyallahu ‘anhu berkata: Barangsiapa berpuasa pada hari yang meragukan, ma ka ia telah durhaka kepada Abdul Qasim (Muhammad) Shall

Bagaimana kedudukan sanad dan derajat hadits ini?

Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari. Dinilai shahih oleh Ibnu Khuzaimah. Dinilai shahih oleh Ibnu Hibban. Status: Shahih. (Derajat: Shahih).