Kajian Dalil & Hukum Fikih pada Bab Hukuman bagi Pencuri (Hadits ke-1260)
Landasan hukum syariat pada Bab Hukuman bagi Pencuri: Dari Abdullah Ibnu Amar Ibnu Al-’Ash Radhiyallahu 'anhuma bahwa Rasulullah Shallallaah u ‘alaihi wa Sallam pernah ditanya tentang kurma yang tergantung. Beliau bersabda: “Barangsiapa meng...
Terjemahan Resmi Indonesia
"Dari Abdullah Ibnu Amar Ibnu Al-’Ash Radhiyallahu 'anhuma bahwa Rasulullah Shallallaah u ‘alaihi wa Sallam pernah ditanya tentang kurma yang tergantung. Beliau bersabda: “Barangsiapa mengambil dengan mulutnya karena suatu keperluan, tanpa menyimpannya dalam baj u, baginya tidak ada hukuman. Barangsiapa membawa sebagian keluar, ia wajib mengga nti dan disiksa. Barangsiapa membawa sebagian keluar, setelah dibeber di tempat penjemuran, hingga mencapai harga perisai, maka ia harus dipotong.” Riwayat Abu Dawud dan N asa’i. Hadits shahih menurut Hakim."
Kosa Kata & Mufradat Kunci Hadits
Penjelasan & Syarah Ilmiah (Kajian Fikih Hadits)
Hadits ini merupakan landasan dalil syar'i dalam Kitab Hukuman / Bab Hukuman bagi Pencuri mengenai Kajian Dalil & Hukum Fikih pada Bab Hukuman bagi Pencuri (Hadits ke-1260). Melalui periwayatan Abdullah Ibnu Amar Ibnu Al-’Ash, matan hadits ini menerangkan ketetapan: "Dari Abdullah Ibnu Amar Ibnu Al-’Ash Radhiyallahu 'anhuma bahwa Rasulullah Shallallaah u ‘alaihi wa Sallam pernah ditanya tentang kurma yang tergantung. Beliau bersabda: “Barangsiapa mengambil dengan mulutnya karena suatu keperluan, tanpa menyimpannya dalam baj u, baginya tidak ada hukuman. Barangsiapa membawa sebagian keluar, ia wajib mengga nti dan disiksa. Barangsiapa membawa sebagian keluar, setelah dibeber di tempat penjemuran, hingga mencapai harga perisai, maka ia harus dipotong.” Riwayat Abu Dawud dan N asa’i. Hadits shahih menurut Hakim."
Kajian Takhrij & Status Riwayat: Diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud. Diriwayatkan oleh Imam An-Nasa'i. Diriwayatkan oleh Imam Al-Hakim. Status: Shahih. Para ulama fikih menjadikan riwayat dalam Bulughul Maram ini sebagai pijakan ilmiah dalam merumuskan hukum amaliah, baik dari sisi syarat, rukun, keutamaan sunnah, maupun batasan larangannya agar ibadah dan muamalah seorang muslim senantiasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.
Faedah Fikih & Pelajaran Praktis Sehari-hari
- 1 Hadits di atas menetapkan faedah hukum: “Barangsiapa mengambil dengan mulutnya karena suatu keperluan, tanpa menyimpannya dalam baj u, baginya tidak ada hukuman. Barangsiapa membawa sebagian keluar, ia wajib mengga nti dan disiksa. Barangsiapa membawa sebagian keluar, setelah dibeber di tempat penjemuran, hingga mencapai harga perisai, maka ia harus dipotong.”
- 2 Pelajaran praktis: mengamalkan tuntunan syariat pada Bab Hukuman bagi Pencuri secara tertib dalam kehidupan sehari-hari.
- 3 Membimbing umat Islam untuk senantiasa berpedoman pada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dengan penuh keyakinan.
Tanya Jawab Seputar Hadits Ini (FAQ Fikih)
Bagaimana fikih praktis terkait bab hukuman bagi pencuri?
Dari Abdullah Ibnu Amar Ibnu Al-’Ash Radhiyallahu 'anhuma bahwa Rasulullah Shallallaah u ‘alaihi wa Sallam pernah ditanya tentang kurma yang tergantun
Bagaimana kedudukan sanad dan derajat hadits ini?
Diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud. Diriwayatkan oleh Imam An-Nasa'i. Diriwayatkan oleh Imam Al-Hakim. Status: Shahih. (Derajat: Shahih).