Kajian Dalil & Hukum Fikih pada Bab Peringatan Bahaya Akhlak Tercela (Hadits ke-1535)
Ketetapan hukum fikih pada Bab Peringatan Bahaya Akhlak Tercela: "Berbahagiala h orang yang tersibukkan dengan aibnya, sehingga ia tidak memperhatikan aib orang lain." (Dikeluarkan oleh Al-Bazzar. Status: Hasan.)
Terjemahan Resmi Indonesia
"Dari Anas Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Berbahagiala h orang yang tersibukkan dengan aibnya, sehingga ia tidak memperhatikan aib orang lain.” Riwayat Al-Bazzar dengan sanad hasan."
Kosa Kata & Mufradat Kunci Hadits
Penjelasan & Syarah Ilmiah (Kajian Fikih Hadits)
Hadits ini merupakan landasan dalil syar'i dalam Kitab Adab dan Kesopanan / Bab Peringatan Bahaya Akhlak Tercela mengenai Kajian Dalil & Hukum Fikih pada Bab Peringatan Bahaya Akhlak Tercela (Hadits ke-1535). Melalui periwayatan Sahabat Anas, matan hadits ini menerangkan ketetapan: "Dari Anas Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Berbahagiala h orang yang tersibukkan dengan aibnya, sehingga ia tidak memperhatikan aib orang lain.” Riwayat Al-Bazzar dengan sanad hasan."
Kajian Takhrij & Status Riwayat: Dikeluarkan oleh Al-Bazzar. Status: Hasan. Para ulama fikih menjadikan riwayat dalam Bulughul Maram ini sebagai pijakan ilmiah dalam merumuskan hukum amaliah, baik dari sisi syarat, rukun, keutamaan sunnah, maupun batasan larangannya agar ibadah dan muamalah seorang muslim senantiasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.
Faedah Fikih & Pelajaran Praktis Sehari-hari
- 1 Hadits di atas menetapkan faedah hukum: “Berbahagiala h orang yang tersibukkan dengan aibnya, sehingga ia tidak memperhatikan aib orang lain.”
- 2 Pelajaran praktis: mengamalkan tuntunan syariat pada Bab Peringatan Bahaya Akhlak Tercela secara tertib dalam kehidupan sehari-hari.
- 3 Membimbing umat Islam untuk senantiasa berpedoman pada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dengan penuh keyakinan.
Tanya Jawab Seputar Hadits Ini (FAQ Fikih)
Bagaimana fikih praktis terkait bab peringatan bahaya akhlak tercela?
"Berbahagiala h orang yang tersibukkan dengan aibnya, sehingga ia tidak memperhatikan aib orang lain." (Dikeluarkan oleh Al-Bazzar. Status: Hasan.)
Bagaimana kedudukan sanad dan derajat hadits ini?
Dikeluarkan oleh Al-Bazzar. Status: Hasan. (Derajat: Hasan).