Hukum & Tuntunan Hadits: "Beranggapan jelek adalah perangai yang jelek"
Ketetapan hukum fikih pada Bab Peringatan Bahaya Akhlak Tercela: "Beranggapan jelek adalah perangai yang jelek." (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad. Catatan Sanad: Terdapat kelemahan (Dha'if/Layyin).)
Terjemahan Resmi Indonesia
"Dari ‘Aisyah Radhiyallahu 'anha bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Beranggapan jelek adalah perangai yang jelek.” Riwayat Ahmad dan sanadnya lemah."
Kosa Kata & Mufradat Kunci Hadits
Penjelasan & Syarah Ilmiah (Kajian Fikih Hadits)
Hadits ini merupakan landasan dalil syar'i dalam Kitab Adab dan Kesopanan / Bab Peringatan Bahaya Akhlak Tercela mengenai Hukum & Tuntunan Hadits: "Beranggapan jelek adalah perangai yang jelek". Melalui periwayatan Sahabat Aisyah, matan hadits ini menerangkan ketetapan: "Dari ‘Aisyah Radhiyallahu 'anha bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Beranggapan jelek adalah perangai yang jelek.” Riwayat Ahmad dan sanadnya lemah."
Kajian Takhrij & Status Riwayat: Diriwayatkan oleh Imam Ahmad. Catatan Sanad: Terdapat kelemahan (Dha'if/Layyin). Para ulama fikih menjadikan riwayat dalam Bulughul Maram ini sebagai pijakan ilmiah dalam merumuskan hukum amaliah, baik dari sisi syarat, rukun, keutamaan sunnah, maupun batasan larangannya agar ibadah dan muamalah seorang muslim senantiasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.
Faedah Fikih & Pelajaran Praktis Sehari-hari
- 1 Hadits di atas menetapkan faedah hukum: “Beranggapan jelek adalah perangai yang jelek.”
- 2 Pelajaran praktis: mengamalkan tuntunan syariat pada Bab Peringatan Bahaya Akhlak Tercela secara tertib dalam kehidupan sehari-hari.
- 3 Membimbing umat Islam untuk senantiasa berpedoman pada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dengan penuh keyakinan.
Tanya Jawab Seputar Hadits Ini (FAQ Fikih)
Apa kesimpulan dan hukum fikih utama dari hadits ini?
Ketetapan hukum fikih pada Bab Peringatan Bahaya Akhlak Tercela: "Beranggapan jelek adalah perangai yang jelek." (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad. Catatan Sanad: Terdapat kelemahan (Dha'if/Layyin).)
Bagaimana kedudukan sanad dan derajat hadits ini?
Diriwayatkan oleh Imam Ahmad. Catatan Sanad: Terdapat kelemahan (Dha'if/Layyin). (Derajat: Dha'if).