BULUGHUL MARAM KUMPULAN HADITS HUKUM SYARIAT ISLAM
TOTAL 1.585 HADITS LENGKAP 16 DAFTAR KITAB
LENTERA SUNNAH
Bimbingan Fikih Terkait Darah Haid bagi Wanita
Hadits ke-161 Derajat: Shahih 1. Kitab Thaharah

Bimbingan Fikih Terkait Darah Haid bagi Wanita

Ukuran Teks Arab:
Poin Inti Hukum Fikih

Ketetapan hukum fikih pada Bab Haid: "Berhentilah (dari shalat) selama masa haidmu menghalangimu, kemudian mandilah." (Diriwayatkan oleh Imam Muslim.)

Matan Hadits Nabawi Hadits ke-161
وَعَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهَا; { أَنَّ أُمَّ حَبِيبَةَ بِنْتَ جَحْشٍ شَكَتْ إِلَى رَسُولِ اَللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اَلدَّمَ, فَقَالَ: "اُمْكُثِي قَدْرَ مَا كَانَتْ تَحْبِسُكِ حَيْضَتُكِ, ثُمَّ اِغْتَسِلِي" فَكَانَتْ تَغْتَسِلُ كُلَّ صَلَاةٍ } رَوَاهُ مُسْلِم ٌ .

Terjemahan Resmi Indonesia

"Dari ‘Aisyah Radhiyallahu 'anha bahwa Ummu Habibah binti Jahsy mengadukan pada Rasulullah Shall allaahu ‘alaihi wa Sallam tentang darah (istihadlah. Beliau bersabda: “Berhentilah (dari shalat) selama masa haidmu menghalangimu, kemudian mandilah.” Kemudian dia mandi untuk setiap kali shalat. Diriwayatkan oleh Muslim."
Derajat: Shahih
Takhrij: Diriwayatkan oleh Imam Muslim.

Kosa Kata & Mufradat Kunci Hadits

اُمْكُثِي Umkutsi
Berhentilah dari shalat dan puasa selama masa kebiasaan haid bulanan.
حَيْضَتُكِ Haydhatuki
Hitungan hari kebiasaan haid sebelum terkena istihadhah.
تَغْتَسِلُ لِكُلِّ صَلَاةٍ Taghtasilu li Kulli Shalaah
Mandi pada setiap waktu shalat fardhu sebagai amalan kehati-hatian/mustahab.

Penjelasan & Syarah Ilmiah (Kajian Fikih Hadits)

Hadits ini merupakan landasan dalil syar'i dalam Kitab Thaharah / Bab Haid mengenai Bimbingan Fikih Terkait Darah Haid bagi Wanita. Melalui periwayatan Sahabat Aisyah, matan hadits ini menerangkan ketetapan: "Dari ‘Aisyah Radhiyallahu 'anha bahwa Ummu Habibah binti Jahsy mengadukan pada Rasulullah Shall allaahu ‘alaihi wa Sallam tentang darah (istihadlah. Beliau bersabda: “Berhentilah (dari shalat) selama masa haidmu menghalangimu, kemudian mandilah.” Kemudian dia mandi untuk setiap kali shalat. Diriwayatkan oleh Muslim."

Kajian Takhrij & Status Riwayat: Diriwayatkan oleh Imam Muslim. Para ulama fikih menjadikan riwayat dalam Bulughul Maram ini sebagai pijakan ilmiah dalam merumuskan hukum amaliah, baik dari sisi syarat, rukun, keutamaan sunnah, maupun batasan larangannya agar ibadah dan muamalah seorang muslim senantiasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.

Faedah Fikih & Pelajaran Praktis Sehari-hari

  • 1 Hadits di atas menetapkan faedah hukum: “Berhentilah (dari shalat) selama masa haidmu menghalangimu, kemudian mandilah.”
  • 2 Pelajaran praktis: mengamalkan tuntunan syariat pada Bab Haid secara tertib dalam kehidupan sehari-hari.
  • 3 Membimbing umat Islam untuk senantiasa berpedoman pada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dengan penuh keyakinan.

Tanya Jawab Seputar Hadits Ini (FAQ Fikih)

Apa kesimpulan dan hukum fikih utama dari hadits ini?

Ketetapan hukum fikih pada Bab Haid: "Berhentilah (dari shalat) selama masa haidmu menghalangimu, kemudian mandilah." (Diriwayatkan oleh Imam Muslim.)

Bagaimana kedudukan sanad dan derajat hadits ini?

Diriwayatkan oleh Imam Muslim. (Derajat: Shahih).