Keutamaan dan Tata Cara Menjawab Seruan Adzan
Landasan hukum syariat pada Bab Adzan dan Iqamah: Dari Abu Mahdzurah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam kagum dengan suaranya, kemudian beliau mengajarinya adzan. Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah.
Terjemahan Resmi Indonesia
"Dari Abu Mahdzurah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam kagum dengan suaranya, kemudian beliau mengajarinya adzan. Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah."
Kosa Kata & Mufradat Kunci Hadits
Penjelasan & Syarah Ilmiah (Kajian Fikih Hadits)
Hadits ini merupakan landasan dalil syar'i dalam Kitab Shalat / Bab Adzan dan Iqamah mengenai Keutamaan dan Tata Cara Menjawab Seruan Adzan. Melalui periwayatan Abu Mahdzurah, matan hadits ini menerangkan ketetapan: "Dari Abu Mahdzurah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam kagum dengan suaranya, kemudian beliau mengajarinya adzan. Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah."
Kajian Takhrij & Status Riwayat: Dinilai shahih oleh Ibnu Khuzaimah. Para ulama fikih menjadikan riwayat dalam Bulughul Maram ini sebagai pijakan ilmiah dalam merumuskan hukum amaliah, baik dari sisi syarat, rukun, keutamaan sunnah, maupun batasan larangannya agar ibadah dan muamalah seorang muslim senantiasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.
Faedah Fikih & Pelajaran Praktis Sehari-hari
- 1 Hadits di atas menetapkan faedah hukum: “Dari Abu Mahdzurah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam kagum dengan suaranya, kemudian beliau mengajarinya adzan.”
- 2 Pelajaran praktis: mengamalkan tuntunan syariat pada Bab Adzan dan Iqamah secara tertib dalam kehidupan sehari-hari.
- 3 Membimbing umat Islam untuk senantiasa berpedoman pada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dengan penuh keyakinan.
Tanya Jawab Seputar Hadits Ini (FAQ Fikih)
Bagaimana fikih praktis terkait keutamaan dan tata cara menjawab seruan adzan?
Dari Abu Mahdzurah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam kagum dengan suaranya, kemudian beliau mengajarinya adzan. Diriwayatkan
Bagaimana kedudukan sanad dan derajat hadits ini?
Dinilai shahih oleh Ibnu Khuzaimah. (Derajat: Shahih).