Bab Sujud Sahwi: Zaid Ibnu Tsabit Radhiyallahu ‘anhu berkata
Landasan hukum syariat pada Bab Sujud Sahwi: Zaid Ibnu Tsabit Radhiyallahu ‘anhu berkata: Aku pernah membaca surat Al-Najm di hadapan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, namun beliau tidak sujud waktu itu. Muttafaq Alaihi.
Terjemahan Resmi Indonesia
"Zaid Ibnu Tsabit Radhiyallahu ‘anhu berkata: Aku pernah membaca surat Al-Najm di hadapan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, namun beliau tidak sujud waktu itu. Muttafaq Alaihi."
Kosa Kata & Mufradat Kunci Hadits
Penjelasan & Syarah Ilmiah (Kajian Fikih Hadits)
Hadits ini merupakan landasan dalil syar'i dalam Kitab Shalat / Bab Sujud Sahwi mengenai Bab Sujud Sahwi: Zaid Ibnu Tsabit Radhiyallahu ‘anhu berkata. Melalui periwayatan jalur periwayatan hadits ini, matan hadits ini menerangkan ketetapan: "Zaid Ibnu Tsabit Radhiyallahu ‘anhu berkata: Aku pernah membaca surat Al-Najm di hadapan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, namun beliau tidak sujud waktu itu. Muttafaq Alaihi."
Kajian Takhrij & Status Riwayat: Muttafaq 'Alaih (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim). Para ulama fikih menjadikan riwayat dalam Bulughul Maram ini sebagai pijakan ilmiah dalam merumuskan hukum amaliah, baik dari sisi syarat, rukun, keutamaan sunnah, maupun batasan larangannya agar ibadah dan muamalah seorang muslim senantiasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.
Faedah Fikih & Pelajaran Praktis Sehari-hari
- 1 Hadits di atas menetapkan faedah hukum: “Aku pernah membaca surat Al-Najm di hadapan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, namun beliau tidak sujud waktu itu.”
- 2 Pelajaran praktis: mengamalkan tuntunan syariat pada Bab Shalat Sunnah secara tertib dalam kehidupan sehari-hari.
- 3 Membimbing umat Islam untuk senantiasa berpedoman pada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dengan penuh keyakinan.
Tanya Jawab Seputar Hadits Ini (FAQ Fikih)
Bagaimana fikih praktis terkait bab shalat sunnah?
Zaid Ibnu Tsabit Radhiyallahu ‘anhu berkata: Aku pernah membaca surat Al-Najm di hadapan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, namun beliau tidak sujud
Bagaimana kedudukan sanad dan derajat hadits ini?
Muttafaq 'Alaih (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim). (Derajat: Muttafaq 'Alaih).