Bab Shalat Musafir dan Orang Sakit: Menurut riwayat Bukhari
Landasan hukum syariat pada Bab Shalat Musafir dan Orang Sakit: Menurut riwayat Bukhari: Kemudian beliau hijrah, lalu diwajibka n sholat empat rakaat, dan sholat dalam perjalanan ditetapkan seperti semula.
Terjemahan Resmi Indonesia
"Menurut riwayat Bukhari: Kemudian beliau hijrah, lalu diwajibka n sholat empat rakaat, dan sholat dalam perjalanan ditetapkan seperti semula."
Kosa Kata & Mufradat Kunci Hadits
Penjelasan & Syarah Ilmiah (Kajian Fikih Hadits)
Hadits ini merupakan landasan dalil syar'i dalam Kitab Shalat / Bab Shalat Musafir dan Orang Sakit mengenai Bab Shalat Musafir dan Orang Sakit: Menurut riwayat Bukhari. Melalui periwayatan jalur periwayatan hadits ini, matan hadits ini menerangkan ketetapan: "Menurut riwayat Bukhari: Kemudian beliau hijrah, lalu diwajibka n sholat empat rakaat, dan sholat dalam perjalanan ditetapkan seperti semula."
Kajian Takhrij & Status Riwayat: Tercantum dalam Kitab Bulughul Maram min Adillatil Ahkam karya Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani (mengikuti takhrij hadits pokok sebelumnya). Para ulama fikih menjadikan riwayat dalam Bulughul Maram ini sebagai pijakan ilmiah dalam merumuskan hukum amaliah, baik dari sisi syarat, rukun, keutamaan sunnah, maupun batasan larangannya agar ibadah dan muamalah seorang muslim senantiasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.
Faedah Fikih & Pelajaran Praktis Sehari-hari
- 1 Hadits di atas menetapkan faedah hukum: “Menurut riwayat Bukhari: Kemudian beliau hijrah, lalu diwajibka n sholat empat rakaat, dan sholat dalam perjalanan ditetapkan seperti semula.”
- 2 Pelajaran praktis: mengamalkan tuntunan syariat pada Bab Shalat Musafir dan Orang Sakit secara tertib dalam kehidupan sehari-hari.
- 3 Membimbing umat Islam untuk senantiasa berpedoman pada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dengan penuh keyakinan.
Tanya Jawab Seputar Hadits Ini (FAQ Fikih)
Apa kesimpulan dan hukum fikih utama dari hadits ini?
Landasan hukum syariat pada Bab Shalat Musafir dan Orang Sakit: Menurut riwayat Bukhari: Kemudian beliau hijrah, lalu diwajibka n sholat empat rakaat, dan sholat dalam perjalanan ditetapkan seperti semula.
Bagaimana kedudukan sanad dan derajat hadits ini?
Tercantum dalam Kitab Bulughul Maram min Adillatil Ahkam karya Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani (mengikuti takhrij hadits pokok sebelumnya). (Derajat: Shahih).