Hukum & Tuntunan Hadits: "Batallah dua orang ini"
Ketetapan hukum fikih pada Kitab Puasa: "Batallah dua orang ini." (Diriwayatkan oleh Imam Ad-Daruquthni. Diriwayatkan oleh Imam Malik.)
Terjemahan Resmi Indonesia
"Anas Ibnu Malik Radhiyallahu ‘anhu berkata: Pertama kali pembekaman bagi orang yang puasa itu dimakruhkan adalah ketika Ja’f ar Ibnu Abu Thalib berbekam sewaktu berpuasa. Lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam melewatinya dan beliau bersabda: “Batallah dua orang ini.” Setelah itu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam memberikan keringanan untuk berbekam bagi orang yang berpuasa. Dan Anas pernah berbekam ketika berpuasa. Riwayat Daruquthni dan ia menguatkannya."
Kosa Kata & Mufradat Kunci Hadits
Penjelasan & Syarah Ilmiah (Kajian Fikih Hadits)
Hadits ini merupakan landasan dalil syar'i dalam Kitab Puasa / Kitab Puasa mengenai Hukum & Tuntunan Hadits: "Batallah dua orang ini". Melalui periwayatan Sahabat Anas, matan hadits ini menerangkan ketetapan: "Anas Ibnu Malik Radhiyallahu ‘anhu berkata: Pertama kali pembekaman bagi orang yang puasa itu dimakruhkan adalah ketika Ja’f ar Ibnu Abu Thalib berbekam sewaktu berpuasa. Lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam melewatinya dan beliau bersabda: “Batallah dua orang ini.” Setelah itu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam memberikan keringanan untuk berbekam bagi orang yang berpuasa. Dan Anas pernah berbekam ketika berpuasa. Riwayat Daruquthni dan ia menguatkannya."
Kajian Takhrij & Status Riwayat: Diriwayatkan oleh Imam Ad-Daruquthni. Diriwayatkan oleh Imam Malik. Para ulama fikih menjadikan riwayat dalam Bulughul Maram ini sebagai pijakan ilmiah dalam merumuskan hukum amaliah, baik dari sisi syarat, rukun, keutamaan sunnah, maupun batasan larangannya agar ibadah dan muamalah seorang muslim senantiasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.
Faedah Fikih & Pelajaran Praktis Sehari-hari
- 1 Hadits di atas menetapkan faedah hukum: “Batallah dua orang ini.”
- 2 Pelajaran praktis: mengamalkan tuntunan syariat pada Bab Puasa Sunnah dan Hari yang Dilarang secara tertib dalam kehidupan sehari-hari.
- 3 Membimbing umat Islam untuk senantiasa berpedoman pada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dengan penuh keyakinan.
Tanya Jawab Seputar Hadits Ini (FAQ Fikih)
Apa kesimpulan dan hukum fikih utama dari hadits ini?
Ketetapan hukum fikih pada Kitab Puasa: "Batallah dua orang ini." (Diriwayatkan oleh Imam Ad-Daruquthni. Diriwayatkan oleh Imam Malik.)
Bagaimana kedudukan sanad dan derajat hadits ini?
Diriwayatkan oleh Imam Ad-Daruquthni. Diriwayatkan oleh Imam Malik. (Derajat: Shahih).