Bab Hak Syufah: Menurut riwayat Muslim
Landasan hukum syariat pada Bab Hak Syufah: Menurut riwayat Muslim: Syu’fah itu berlaku dalam setiap persekutuan, baik dalam tanah, kampung, atau kebun. Tidak boleh – dalam suatu lafadz-tidak halal menjualnya hingga ditawarkan kep...
Terjemahan Resmi Indonesia
"Menurut riwayat Muslim: Syu’fah itu berlaku dalam setiap persekutuan, baik dalam tanah, kampung, atau kebun. Tidak boleh – dalam suatu lafadz-tidak halal menjualnya hingga ditawarkan kepada sekutunya. Menurut riwayat Thahawi: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menetapkan berlakunya Syuf’ah dalam segala sesuatu. Para perawinya dapat dipercaya."
Kosa Kata & Mufradat Kunci Hadits
Penjelasan & Syarah Ilmiah (Kajian Fikih Hadits)
Hadits ini merupakan landasan dalil syar'i dalam Kitab Jual-Beli / Bab Hak Syufah mengenai Bab Hak Syufah: Menurut riwayat Muslim. Melalui periwayatan jalur periwayatan hadits ini, matan hadits ini menerangkan ketetapan: "Menurut riwayat Muslim: Syu’fah itu berlaku dalam setiap persekutuan, baik dalam tanah, kampung, atau kebun. Tidak boleh – dalam suatu lafadz-tidak halal menjualnya hingga ditawarkan kepada sekutunya. Menurut riwayat Thahawi: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menetapkan berlakunya Syuf’ah dalam segala sesuatu. Para perawinya dapat dipercaya."
Kajian Takhrij & Status Riwayat: Diriwayatkan oleh Imam Muslim. Para ulama fikih menjadikan riwayat dalam Bulughul Maram ini sebagai pijakan ilmiah dalam merumuskan hukum amaliah, baik dari sisi syarat, rukun, keutamaan sunnah, maupun batasan larangannya agar ibadah dan muamalah seorang muslim senantiasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.
Faedah Fikih & Pelajaran Praktis Sehari-hari
- 1 Hadits di atas menetapkan faedah hukum: “Menurut riwayat Muslim: Syu’fah itu berlaku dalam setiap persekutuan, baik dalam tanah, kampung, atau kebun. Tidak boleh – dalam suatu lafadz-tidak halal menjualnya hingga ditawarkan kepada sekutunya. Menurut riwayat Thahawi: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menetapkan berlakunya Syuf’ah dalam segala sesuatu. Para perawinya dapat dipercaya.”
- 2 Pelajaran praktis: mengamalkan tuntunan syariat pada Bab Hak Syufah secara tertib dalam kehidupan sehari-hari.
- 3 Membimbing umat Islam untuk senantiasa berpedoman pada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dengan penuh keyakinan.
Tanya Jawab Seputar Hadits Ini (FAQ Fikih)
Apa kesimpulan dan hukum fikih utama dari hadits ini?
Landasan hukum syariat pada Bab Hak Syufah: Menurut riwayat Muslim: Syu’fah itu berlaku dalam setiap persekutuan, baik dalam tanah, kampung, atau kebun. Tidak boleh – dalam suatu lafadz-tidak halal menjualnya hingga ditawarkan kep...
Bagaimana kedudukan sanad dan derajat hadits ini?
Diriwayatkan oleh Imam Muslim. (Derajat: Shahih).