BULUGHUL MARAM KUMPULAN HADITS HUKUM SYARIAT ISLAM
TOTAL 1.585 HADITS LENGKAP 16 DAFTAR KITAB
LENTERA SUNNAH
Kajian Dalil & Hukum Fikih pada Bab Denda Pembunuhan (Diyat) (Hadits ke-1205)
Hadits ke-1201 Derajat: Shahih 9. Kitab Pidana

Kajian Dalil & Hukum Fikih pada Bab Denda Pembunuhan (Diyat) (Hadits ke-1205)

Ukuran Teks Arab:
Poin Inti Hukum Fikih

Landasan hukum syariat pada Bab Denda Pembunuhan (Diyat): Abu Dawud dan Tirmidzi meriwayatkan dari jalan Amar dan Ibnu Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya Radhiyallahu ‘anhu dalam h adits marfu’: “Diriwayatkan 30 ekor hiqqah, 30 ekor jadz’ah, d...

Matan Hadits Nabawi Hadits ke-1201
وَأَخْرَجَهُ أَبُو دَاوُدَ, وَاَلتِّرْمِذِيُّ: مِنْ طَرِيقِ عَمْرِوِ بْنِ شُعَيْبٍ, عَنْ أَبِيهِ, عَنْ جَدِّهِ رَفَعَهُ: { اَلدِّيَةُ ثَلَاثُونَ حِقَّةً, وَثَلَاثُونَ جَذَعَةً, وَأَرْبَعُونَ خَلِفَةً. فِي بُطُونِهَا أَوْلَادُهَا } .

Terjemahan Resmi Indonesia

"Abu Dawud dan Tirmidzi meriwayatkan dari jalan Amar dan Ibnu Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya Radhiyallahu ‘anhu dalam h adits marfu’: “Diriwayatkan 30 ekor hiqqah, 30 ekor jadz’ah, dan 40 ekor unta bunting yang diperutnya ada anaknya."
Derajat: Shahih
Takhrij: Diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud. Diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi.

Kosa Kata & Mufradat Kunci Hadits

اَلدِّيَةُ Ad-Diyahu
Hukum pembalasan setimpal atau pembayaran tebusan darah (diyat) dalam tindak pidana jiwa dan anggota badan.

Penjelasan & Syarah Ilmiah (Kajian Fikih Hadits)

Hadits ini merupakan landasan dalil syar'i dalam Kitab Pidana / Bab Denda Pembunuhan (Diyat) mengenai Kajian Dalil & Hukum Fikih pada Bab Denda Pembunuhan (Diyat) (Hadits ke-1205). Melalui periwayatan jalur periwayatan hadits ini, matan hadits ini menerangkan ketetapan: "Abu Dawud dan Tirmidzi meriwayatkan dari jalan Amar dan Ibnu Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya Radhiyallahu ‘anhu dalam hadits marfu’: “Diriwayatkan 30 ekor hiqqah, 30 ekor jadz’ah, dan 40 ekor unta bunting yang diperutnya ada anaknya."

Kajian Takhrij & Status Riwayat: Diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud. Diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi. Para ulama fikih menjadikan riwayat dalam Bulughul Maram ini sebagai pijakan ilmiah dalam merumuskan hukum amaliah, baik dari sisi syarat, rukun, keutamaan sunnah, maupun batasan larangannya agar ibadah dan muamalah seorang muslim senantiasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.

Faedah Fikih & Pelajaran Praktis Sehari-hari

  • 1 Hadits di atas menetapkan faedah hukum: “Abu Dawud dan Tirmidzi meriwayatkan dari jalan Amar dan Ibnu Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya Radhiyallahu ‘anhu dalam h adits marfu’: ”
  • 2 Pelajaran praktis: mengamalkan tuntunan syariat pada Bab Denda Pembunuhan (Diyat) secara tertib dalam kehidupan sehari-hari.
  • 3 Membimbing umat Islam untuk senantiasa berpedoman pada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dengan penuh keyakinan.

Tanya Jawab Seputar Hadits Ini (FAQ Fikih)

Bagaimana fikih praktis terkait bab denda pembunuhan (diyat)?

Abu Dawud dan Tirmidzi meriwayatkan dari jalan Amar dan Ibnu Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya Radhiyallahu ‘anhu dalam h adits marfu’: “Diriwayatk

Bagaimana kedudukan sanad dan derajat hadits ini?

Diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud. Diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi. (Derajat: Shahih).