BULUGHUL MARAM KUMPULAN HADITS HUKUM SYARIAT ISLAM
TOTAL 1.585 HADITS LENGKAP 16 DAFTAR KITAB
LENTERA SUNNAH
Hukum & Tuntunan Hadits: "Menyamak kulit bangkai adalah mensucikannya"
Hadits ke-22 Derajat: Shahih 1. Kitab Thaharah

Hukum & Tuntunan Hadits: "Menyamak kulit bangkai adalah mensucikannya"

Ukuran Teks Arab:
Poin Inti Hukum Fikih

Ketetapan hukum fikih pada Bab Bejana: "Menyamak kulit bangkai adalah mensucikannya." (Dinilai shahih oleh Ibnu Hibban. Status: Shahih.)

Matan Hadits Nabawi Hadits ke-22
وَعَنْ سَلَمَةَ بْنِ الْمُحَبِّقِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ الْلَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ { دِبَاغُ جُلُودِ الْمَيْتَةِ طُهُورُهاَ } صَحَّحَهُ ابْنُ حِبَّانَ .

Terjemahan Resmi Indonesia

"Dari Salamah Ibnu Al-Muhabbiq Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Menyamak kulit bangkai adalah mensucikannya.” Hadits shahih menurut Ibnu Hibban."
Derajat: Shahih
Takhrij: Dinilai shahih oleh Ibnu Hibban. Status: Shahih.

Kosa Kata & Mufradat Kunci Hadits

دِبَاغُ Dibaaghu
Proses menyamak kulit bangkai hingga hilang seluruh kotorannya.
جُلُودِ الْمَيْتَةِ Juluudil-Maytati
Kulit-kulit bangkai binatang yang mati tanpa sembelihan syar'i.
طُهُورُهَا Thuhuuruhaa
Pensucian yang menjadikannya suci seperti kulit hewan sembelihan.

Penjelasan & Syarah Ilmiah (Kajian Fikih Hadits)

Hadits ini merupakan landasan dalil syar'i dalam Kitab Thaharah / Bab Bejana mengenai Hukum & Tuntunan Hadits: "Menyamak kulit bangkai adalah mensucikannya". Melalui periwayatan Salamah Ibnu Al-Muhabbiq, matan hadits ini menerangkan ketetapan: "Dari Salamah Ibnu Al-Muhabbiq Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Menyamak kulit bangkai adalah mensucikannya.” Hadits shahih menurut Ibnu Hibban."

Kajian Takhrij & Status Riwayat: Dinilai shahih oleh Ibnu Hibban. Status: Shahih. Para ulama fikih menjadikan riwayat dalam Bulughul Maram ini sebagai pijakan ilmiah dalam merumuskan hukum amaliah, baik dari sisi syarat, rukun, keutamaan sunnah, maupun batasan larangannya agar ibadah dan muamalah seorang muslim senantiasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.

Faedah Fikih & Pelajaran Praktis Sehari-hari

  • 1 Hadits di atas menetapkan faedah hukum: “Menyamak kulit bangkai adalah mensucikannya.”
  • 2 Pelajaran praktis: mengamalkan tuntunan syariat pada Bab Bejana secara tertib dalam kehidupan sehari-hari.
  • 3 Membimbing umat Islam untuk senantiasa berpedoman pada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dengan penuh keyakinan.

Tanya Jawab Seputar Hadits Ini (FAQ Fikih)

Apa kedudukan proses penyamakan terhadap kesucian kulit bangkai?

Menyamak kulit bangkai berfungsi sebagai sarana pensucian syar'i agar kulitnya menjadi suci dan halal dimanfaatkan.

Bagaimana kedudukan sanad dan derajat hadits ini?

Dinilai shahih oleh Ibnu Hibban. Status: Shahih. (Derajat: Shahih).