Ketentuan Mengusap Khuff bagi Mukim dan Musafir
Landasan hukum syariat pada Bab Mengusap Khuff (Sepatu): Ali Ibnu Abu Thalib Radhiyallahu ‘anhu berkata: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menetapkan tiga hari tiga malam untuk mu safir (orang yang bepergian) dan sehari semalam untuk orang yan...
Terjemahan Resmi Indonesia
"Ali Ibnu Abu Thalib Radhiyallahu ‘anhu berkata: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menetapkan tiga hari tiga malam untuk mu safir (orang yang bepergian) dan sehari semalam untuk orang yang menetap –yakni dalam hal mengusap kedua sepatu. Riwayat Muslim."
Kosa Kata & Mufradat Kunci Hadits
Penjelasan & Syarah Ilmiah (Kajian Fikih Hadits)
Hadits ini merupakan landasan dalil syar'i dalam Kitab Thaharah / Bab Mengusap Khuff (Sepatu) mengenai Ketentuan Mengusap Khuff bagi Mukim dan Musafir. Melalui periwayatan Sahabat Ali, matan hadits ini menerangkan ketetapan: "Ali Ibnu Abu Thalib Radhiyallahu ‘anhu berkata: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menetapkan tiga hari tiga malam untuk mu safir (orang yang bepergian) dan sehari semalam untuk orang yang menetap –yakni dalam hal mengusap kedua sepatu. Riwayat Muslim."
Kajian Takhrij & Status Riwayat: Diriwayatkan oleh Imam Muslim. Para ulama fikih menjadikan riwayat dalam Bulughul Maram ini sebagai pijakan ilmiah dalam merumuskan hukum amaliah, baik dari sisi syarat, rukun, keutamaan sunnah, maupun batasan larangannya agar ibadah dan muamalah seorang muslim senantiasa sesuai dengan petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam.
Faedah Fikih & Pelajaran Praktis Sehari-hari
- 1 Hadits di atas menetapkan faedah hukum: “menetapkan tiga hari tiga malam untuk mu safir (orang yang bepergian) dan sehari semalam untuk orang yang menetap –yakni dalam hal mengusap kedua sepatu.”
- 2 Pelajaran praktis: mengamalkan tuntunan syariat pada Bab Mengusap Khuff (Sepatu) secara tertib dalam kehidupan sehari-hari.
- 3 Membimbing umat Islam untuk senantiasa berpedoman pada sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam dengan penuh keyakinan.
Tanya Jawab Seputar Hadits Ini (FAQ Fikih)
Bagaimana fikih praktis terkait ketentuan mengusap khuff bagi mukim dan musafir?
Ali Ibnu Abu Thalib Radhiyallahu ‘anhu berkata: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menetapkan tiga hari tiga malam untuk mu safir (orang yang bepergia
Bagaimana kedudukan sanad dan derajat hadits ini?
Diriwayatkan oleh Imam Muslim. (Derajat: Shahih).